Memuat...

  • 04 February 2026 10:34 AM

Ivar Jenner Absen Bela Timnas U-23, Erick Thohir Fokus Persiapan Kualifikasi di Sidoarjo

Ivar Jenner Absen Bela Timnas U-23, Erick Thohir Fokus Persiapan Kualifikasi di Sidoarjo

Ivar Jenner dipastikan absen di Sidoarjo, Erick Thohir tegaskan Timnas U-23 tak mau ambil risiko karena gelandang naturalisasi itu baru sembuh cedera.

Ketua PSSI Erick Thohir memahami kondisi Ivar Jenner yang baru saja kembali merumput bersama Jong Utrecht, meski dipastikan tidak bisa memperkuat Timnas Indonesia U-23 pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Sidoarjo, Jawa Timur.

Erick sebelumnya menyebutkan bahwa Ivar mengalami cedera yang membutuhkan waktu sekitar tujuh pekan untuk pemulihan.

Ivar Jenner Baru Pulih dari Cedera

Gelandang berusia 21 tahun itu sebenarnya masuk dalam proyeksi Timnas U-23 untuk Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Sidoarjo, 3-9 September 2025. Namun, sejak Juli 2025, Ivar harus menepi karena cedera.

Setelah dinyatakan pulih, Ivar kembali merumput saat Jong Utrecht menang 4-3 atas Jong Ajax pada pekan ketiga Eerste Divisie 2025/2026, Selasa (26/8/2025) dini hari WIB. Ia tampil sebagai pemain pengganti pada menit ke-85.

"Ivar Jenner hanya bermain lima menit," kata Erick Thohir.

Erick Thohir Tak Mau Ambil Risiko

Erick menegaskan tidak ingin memaksakan Ivar untuk segera bergabung dengan Timnas U-23. Menurutnya, kondisi kebugaran pemain dan kepercayaan klub juga perlu dijaga.

"Kalau pemain itu ingin dipanggil dan klubnya melepas, kami coba. Tapi kalau baru main lima menit lalu cedera lagi, itu bisa panjang," jelas Erick.

Ia mencontohkan kasus fullback Arema FC, Ahmad Maulana Syarif, yang harus absen berbulan-bulan akibat cedera ACL.

"Kami tahu kami baru kehilangan Ahmad Maulana dari Arema FC karena ACL. Ini juga kerugian besar untuk persiapan Kualifikasi Piala Asia U-23 dan SEA Games 2025," ujarnya.

Fokus Perbaikan Sport Science Timnas

Lebih lanjut, Erick menyampaikan bahwa PSSI sudah berkoordinasi dengan Direktur Teknik Alexander Zwiers untuk meningkatkan sport science, khususnya guna meminimalkan risiko cedera parah seperti ACL.

"Artinya, saya sudah bicara dengan Direktur Teknik. Sport science kami harus ditingkatkan. Kendala cedera ACL yang sering terjadi juga perlu diperhatikan," ucap Erick.

Ia menambahkan, Zwiers diberi waktu 100 hari untuk beradaptasi dan membenahi struktur pembinaan di Timnas Indonesia. (RM/SN/SU.id)