Memuat...

  • 04 February 2026 06:57 AM

Warih Andono Minta Kontraktor Percepat Pekerjaan Infrastruktur Waru

Warih Andono Minta Kontraktor Percepat Pekerjaan Infrastruktur Waru

Warih Andono meninjau proyek infrastruktur Waru, menyoroti keterlambatan, kualitas beton, hingga meminta percepatan pekerjaan jelang akhir tahun anggaran.

SIDOARJOUPDATE - Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono meninjau progres pembangunan infrastruktur bersama Bupati Sidoarjo Subandi di Kecamatan Waru. Sejumlah proyek betonisasi dan peningkatan jalan dicek langsung untuk memastikan kualitas pekerjaan sekaligus ketepatan waktu penyelesaian.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan memulai dari proyek betonisasi Kureksari–Kepuhkiriman. Progresnya mencapai 52,1 persen, lebih tinggi dari target 46,9 persen, sehingga tercatat surplus 5,1 persen.

Namun situasi berbeda ditemukan pada proyek peningkatan Jalan Kedungrejo–Wadungasri. Material pemasangan box culvert terlihat menumpuk di tepi jalan dan mengganggu lalu lintas. Progres pekerjaan bahkan terlambat jauh hingga minus 18 persen.

Sementara itu, pada proyek betonisasi Tambakrejo, tim menemukan beberapa sisi beton mulai rusak atau protol meski pekerjaan menggunakan spesifikasi beton K-450. Kondisi ini membuat pemerintah meminta kontraktor melakukan perbaikan segera agar standar kualitas tetap terpenuhi.

“Proyek pembangunan fisik ini harus terus kita pantau. Waktunya sudah mepet, sudah masuk akhir tahun. Biar tidak terjadi keterlambatan,” ujar Warih Andono, Minggu (16/11/2025).

Warih menegaskan bahwa proyek di akhir tahun rawan terkendala cuaca. Intensitas hujan yang meningkat sering membuat betonisasi terhambat sehingga dibutuhkan kerja ekstra dari kontraktor dan pengawas lapangan.

“Kalau hujan, pembangunan betonisasi sering terhambat. Karena itu harus kerja lebih keras supaya selesai tepat waktu dan bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga meminta Dinas PUBMSDA Sidoarjo untuk memulai proyek fisik lebih awal di tahun anggaran berikutnya. Menurutnya, pekerjaan idealnya dimulai pada triwulan kedua agar tidak bertabrakan dengan musim hujan dan batas akhir tahun anggaran.

“Kami sudah minta agar perencanaan dan pembangunan fisik dimulai lebih awal, supaya tidak sampai melewati batas tahun anggaran,” jelas Warih.

Terkait capaian pembangunan sepanjang 2025, Warih menyampaikan bahwa banyak proyek menunjukkan progres baik. DPRD akan terus melakukan pengawasan intensif guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Betonisasi dan normalisasi berjalan sesuai perencanaan. Betonisasi hampir selesai seluruhnya. Mudah-mudahan tidak ada banjir parah lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, pekerjaan peningkatan jalan beraspal belum dapat dimulai tahun ini. PUBMSDA memastikan proyek tersebut baru akan direalisasikan tahun depan.

“Anggaran yang disiapkan untuk peningkatan jalan tahun depan mencapai sekitar Rp120 miliar,” pungkas Warih. (RM/SN/SU.id)