Marc Marquez Redam Ekspektasi: Musim Sempurna MotoGP 2025 Sulit Terulang
Marc Marquez menilai dominasi MotoGP 2025 sulit diulang. Pebalap Ducati itu memilih realistis jelang musim baru usai cedera bahu.
Memuat...
Deltras FC kalah 1-2 dari Persela Lamongan. Pelatih Widodo menyoroti penggunaan VAR yang dinilai tidak konsisten dalam laga Liga 2 di Gelora Delta.
SIDOARJOUPDATE — Deltras FC harus mengakui keunggulan Persela Lamongan setelah kalah 1-2 pada lanjutan Liga 2 Championship di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa malam (11/11/2025). Pertandingan berjalan panas, dan sejumlah keputusan wasit menjadi sorotan utama.
Tim tamu tampil lebih efektif. Persela membuka keunggulan melalui Daniel Goncalves pada menit ke-26.
Deltras sempat membalas ketika Almeida Lopes mencetak gol pada menit ke-35, memanfaatkan kelengahan lini belakang Persela.
Pada babak kedua, Persela kembali menemukan momentum. Muh. Sadewa menambah gol pada menit ke-76 dan memastikan tim asuhan Imran Nahumarury pulang membawa tiga poin.
Usai laga, Pelatih Deltras FC Widodo Cahyono Putro mengungkapkan kekecewaannya terhadap penggunaan VAR sepanjang pertandingan.
Menurutnya, pemeriksaan VAR terlihat tidak seimbang antara situasi gol Deltras dan Persela.
“Enggak sulit kalau VAR netral, ya. Gol kita selalu dicek, tapi gol mereka enggak,” ujar Widodo.
Widodo menilai ketidakkonsistenan tersebut membuat ritme permainan timnya terganggu. Meski demikian, ia tetap menghargai perjuangan para pemain.
Kekalahan tersebut memicu emosi tinggi di kalangan suporter. Widodo menyampaikan permintaan maaf karena tim tidak sempat menyanyikan lagu anthem kebanggaan usai pertandingan.
“Saya mohon maaf kepada suporter. Kami enggak menyanyikan lagu antem karena emosional sekali. Tapi saya terima kasih kepada pemain yang sudah berjuang keras,” katanya.
Meski kecewa, Widodo tetap mengajak pemain untuk melakukan evaluasi mendalam. Ia berharap rekaman pertandingan, termasuk tayangan VAR, dapat digunakan untuk perbaikan ke depan.
“Setelah pertandingan nanti kan banyak video VAR. Bisa untuk koreksi bareng-bareng,” ujarnya.
Dengan hasil ini, Deltras FC diharapkan segera bangkit untuk menjaga posisi mereka di persaingan Liga 2 Championship. (RM/SN/SU.id)
Marc Marquez menilai dominasi MotoGP 2025 sulit diulang. Pebalap Ducati itu memilih realistis jelang musim baru usai cedera bahu.
Sebanyak 84 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti Sidoarjo Fun Fight Boxing, agenda perdana Pertina Sidoarjo sejak kepengurusan baru dilantik pada Juli lalu.
Pelatih Timnas U-17 Nova Arianto minta pemain tak gentar hadapi Brasil di Piala Dunia U-17 2025 Qatar. Indonesia siap tampil maksimal di laga kedua Grup H.