Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Berkarya dengan Rilis Single 'Ego'
Padi Reborn merilis single “Ego” untuk merayakan 28 tahun perjalanan musik mereka. Lagu ini hadir dengan nuansa pop-rock modern yang menyentuh hati.
Memuat...
Musik disebut bisa bantu fokus belajar. Tapi apakah benar efektif atau justru ganggu konsentrasi? Simak hasil penelitian dan tips penggunaannya di sini.
SIDOARJOUPDATE – Di tengah padatnya jadwal belajar, banyak pelajar dan mahasiswa mencari cara agar tetap fokus dan bersemangat. Salah satu cara yang paling populer adalah mendengarkan musik saat belajar. Namun, apakah musik benar-benar membantu meningkatkan konsentrasi, atau justru membuat pikiran mudah teralihkan?
Musik dan Otak: Lebih dari Sekadar Hiburan
Musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga memengaruhi aktivitas otak. Saat seseorang mendengarkan musik, bagian otak yang berhubungan dengan emosi, memori, dan perhatian bekerja secara bersamaan.
Kondisi ini dapat menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan mendukung kemampuan fokus. Bagi banyak orang, musik menjadi teman setia belajar yang membantu menjaga mood tetap positif.
Efek Mozart dan Hubungan Musik dengan Kecerdasan
Salah satu penelitian paling terkenal mengenai hubungan antara musik dan kemampuan berpikir dilakukan oleh Frances Rauscher, Gordon Shaw, dan Katherine Ky dari University of California, Irvine.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa mendengarkan musik Mozart selama beberapa menit dapat meningkatkan kemampuan berpikir spasial-temporal — kemampuan memahami pola dan hubungan antarobjek — meski hanya sementara.
Fenomena ini kemudian dikenal luas dengan istilah “Mozart Effect”.
Meskipun hasilnya masih diperdebatkan, temuan ini membuka wawasan bahwa musik klasik bisa membantu otak memproses informasi dan meningkatkan motivasi belajar, meski dalam waktu singkat.
Musik Juga Dapat Mengurangi Stres
Selain menstimulasi otak, musik juga berperan penting dalam menenangkan pikiran. Penelitian oleh Knight dan Rickard (2001) menemukan bahwa orang yang mendengarkan musik menenangkan saat menghadapi tugas penuh tekanan mengalami respon tubuh yang lebih rileks.
Tekanan darah dan detak jantung mereka tidak meningkat setinggi kelompok yang tidak mendengarkan musik.
“Musik lembut dapat membantu tubuh dan pikiran lebih tenang setelah menghadapi tekanan,” tulis hasil penelitian tersebut.
Bagi pelajar yang sering dikejar deadline atau ujian, mendengarkan musik menenangkan bisa menjadi cara sederhana untuk menjaga suasana hati tetap stabil, sehingga proses belajar terasa lebih lancar.
Setiap Orang Punya Cara Belajar yang Berbeda
Meski penelitian menunjukkan manfaat musik, efeknya tidak selalu sama bagi semua orang. Ada yang merasa lebih produktif dengan musik, namun ada juga yang hanya bisa fokus dalam suasana hening.
Musik bukan solusi mutlak, melainkan salah satu strategi belajar personal yang dapat disesuaikan dengan kebiasaan dan kebutuhan individu.
Gunakan Musik dengan Tepat agar Efektif
Musik dapat menjadi alat bantu belajar yang efektif bila digunakan secara bijak, namun juga bisa mengganggu jika tidak sesuai konteks.
Kuncinya adalah memahami kapan dan bagaimana musik membantu produktivitas Anda. Belajar dengan musik bukan soal genre, melainkan soal keseimbangan antara kenyamanan dan fokus.
Musik dapat menjadi jembatan antara suasana hati yang tenang dan konsentrasi yang tajam — asalkan digunakan dengan bijak dan sesuai kebutuhan.
Padi Reborn merilis single “Ego” untuk merayakan 28 tahun perjalanan musik mereka. Lagu ini hadir dengan nuansa pop-rock modern yang menyentuh hati.
Jamu beras kencur tak hanya menyegarkan, tapi juga bermanfaat untuk stamina, pencernaan, dan imun tubuh.
Musim pancaroba bikin anak mudah sakit. Kenali 9 penyakit yang sering menyerang bayi dan balita saat cuaca tidak menentu agar bisa dicegah sejak dini.