Memuat...

  • 04 February 2026 12:06 PM

Golkar Dukung Raperda Fasilitasi Pesantren untuk Perkuat Pendidikan Sidoarjo

Golkar Dukung Raperda Fasilitasi Pesantren untuk Perkuat Pendidikan Sidoarjo

Fraksi Golkar DPRD Sidoarjo dukung Raperda Fasilitasi Pesantren guna memperkuat peran pesantren dalam pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

SIDOARJOUPDATE - Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Sidoarjo menegaskan dukungannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitasi Pesantren yang tengah dibahas dalam rapat paripurna, Rabu (8/10/2025).

Juru Bicara Fraksi Golkar, Wahyu Lumaksono, menyebut regulasi ini penting untuk memperkuat peran pesantren sebagai pilar pendidikan, pembentukan karakter, dan pemberdayaan masyarakat.

“Pesantren selama ini tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat peradaban dan pembentukan karakter bangsa,” ujar Wahyu.

Menurut Wahyu, pesantren telah melahirkan generasi berakhlak, mandiri, dan peduli sosial.
Dukungan pemerintah daerah melalui Raperda ini, lanjutnya, merupakan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

“Fasilitasi dari pemerintah daerah adalah bentuk nyata investasi SDM jangka panjang,” jelasnya.

Wahyu menambahkan, Fraksi Golkar menilai Raperda ini juga menjadi pengakuan atas kontribusi besar pesantren dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Sidoarjo.

Dengan jumlah pesantren yang cukup banyak, lembaga ini ikut menopang ekonomi lokal dan menjadi wadah pembinaan generasi muda.

“Kami berharap fasilitasi ini tidak hanya dinikmati pesantren besar, tapi juga menjangkau pesantren kecil agar pemerataan pembangunan dapat terwujud,” paparnya.

Selain aspek pendidikan, Fraksi Golkar menekankan pentingnya penguatan ekonomi pesantren dan masyarakat sekitar.

Wahyu menyebut, dukungan pemerintah tidak cukup hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh aspek peningkatan kapasitas ekonomi dan kemitraan dengan dunia usaha.

“Sinergi antara pesantren dan dunia industri dapat menciptakan lapangan kerja baru serta menumbuhkan semangat wirausaha di kalangan santri,” tegasnya.

Fraksi Golkar berharap Raperda Fasilitasi Pesantren mampu memunculkan regulasi yang berpihak pada penguatan pesantren, sehingga tetap menjadi benteng moral dan sosial di tengah arus modernisasi yang cepat.

“Melalui Raperda ini, kami ingin pesantren tetap kokoh sebagai benteng moral masyarakat,” tutup Wahyu. (RM/SN/SU.id)