Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Berkarya dengan Rilis Single 'Ego'
Padi Reborn merilis single “Ego” untuk merayakan 28 tahun perjalanan musik mereka. Lagu ini hadir dengan nuansa pop-rock modern yang menyentuh hati.
Memuat...
Kreator muda asal Sidoarjo, Muhammad Aditya Susanto, sukses bikin efek digital viral di Instagram dan TikTok, sekaligus menginspirasi generasi muda.
SIDOARJO – Tren penggunaan efek digital di Instagram dan TikTok terus meningkat di Indonesia. Efek kini bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi bagian penting dalam konten kreatif yang mampu meningkatkan interaksi pengguna.
Dari filter AR yang mengubah wajah menjadi karakter kartun, efek transisi sinematis, hingga kuis interaktif di Instagram Stories, berbagai inovasi ini berhasil menarik perhatian jutaan pengguna media sosial.
Generasi muda Indonesia menjadi yang paling cepat mengikuti perkembangan ini. Efek wajah glowing, slow motion dramatis, hingga filter kuis "Kamu mirip siapa?" di TikTok kerap menjadi viral hanya dalam hitungan jam.
Bagi banyak kreator, efek digital bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarana branding dan strategi memperluas audiens.
Di tengah tren tersebut, muncul sosok kreator muda asal Sidoarjo, Jawa Timur, Muhammad Aditya Susanto. Lahir pada 1 Mei 2003, ia dikenal sebagai pembuat efek digital sekaligus content creator aktif di Instagram, TikTok, dan YouTube.
Dengan karya inovatif, Aditya telah mengumpulkan ratusan ribu pengikut. Sejak awal, ia konsisten menghadirkan efek yang interaktif, segar, dan sesuai tren.
Beberapa efek populernya antara lain “Random Pick Game”, “Neon Light Filter”, serta efek transisi kilat yang banyak digunakan kreator dance di TikTok.
“Saya percaya teknologi bisa menjadi ruang kreatif tanpa batas. Melalui efek dan konten digital, saya ingin memberi pengalaman berbeda sekaligus mendorong anak muda berani berkarya,” kata Aditya.
Selain membuat efek, ia juga aktif berbagi konten edukatif di YouTube tentang editing, tren digital, hingga tips memanfaatkan fitur kreatif media sosial.
Kehadirannya di tiga platform besar membuatnya dikenal sebagai kreator serba bisa, menghibur sekaligus mengedukasi. Jumlah pengikut yang terus bertambah menjadi bukti konsistensi dan kreativitasnya.
Kini, karyanya digunakan ratusan ribu pengguna media sosial. Dengan inovasi yang berkelanjutan, Aditya kian diakui sebagai kreator efek digital Indonesia yang sukses menginspirasi generasi muda. (RM/SN/SU.id)
Sumber: tvonenews.com
Padi Reborn merilis single “Ego” untuk merayakan 28 tahun perjalanan musik mereka. Lagu ini hadir dengan nuansa pop-rock modern yang menyentuh hati.
Musik disebut bisa bantu fokus belajar. Tapi apakah benar efektif atau justru ganggu konsentrasi? Simak hasil penelitian dan tips penggunaannya di sini.
Jamu beras kencur tak hanya menyegarkan, tapi juga bermanfaat untuk stamina, pencernaan, dan imun tubuh.