Memuat...

  • 04 February 2026 08:10 AM

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Akan Tata Ulang Sentra Kuliner Gajahmada

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Akan Tata Ulang Sentra Kuliner Gajahmada

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana turun langsung ke Sentra Kuliner Gajahmada dan berencana menata ulang agar kembali ramai pengunjung.

SIDOARJOUPDATE - Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana berencana menata ulang Sentra Kuliner Gajahmada setelah menerima keluhan dari para pedagang yang mengaku sepi pembeli. Keluhan itu ia terima melalui media sosial dari salah satu penjual nasi yang menempati stan di bagian belakang area kuliner milik Pemkab Sidoarjo tersebut.

Menanggapi aduan tersebut, Wabup Mimik Idayana langsung turun ke lokasi pada Senin (3/11/2025) sore. Ia meninjau satu per satu stan kuliner yang disewakan secara gratis oleh Pemkab Sidoarjo.

Dalam kunjungannya, Mimik berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi fasilitas seperti air, listrik, serta kendala permodalan yang dihadapi pelaku usaha.

“Nanti kita tata kembali agar ramai pembeli, dan juga harus ada event di sini supaya Sentra Kuliner Gajahmada semakin dikenal masyarakat luas,” ujar Mimik Idayana.

Menurut Mimik, promosi melalui media sosial saat ini menjadi cara paling efektif untuk mengenalkan tempat kuliner. Namun, agar promosi berhasil, setiap lokasi harus memiliki daya tarik khas yang ditonjolkan.

“Kuliner yang paling menonjol harus kita tampilkan. Sekarang sudah zamannya media sosial, kalau hanya menunggu pembeli datang, tidak akan bisa. Kita harus aktif mempromosikannya,” tegasnya.

Mimik juga mendorong agar pengelola dan pedagang lebih kreatif memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan promosi dan menarik pengunjung baru.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Sidoarjo, Amat Adi Subhan, menjelaskan bahwa dari 80 stan yang tersedia, hanya 42 stan yang masih aktif digunakan pedagang.

“Tahun 2019 seluruh PKL di sepanjang jalan Gajahmada kami pindah ke sentra kuliner ini. Semua difasilitasi gratis, termasuk listrik dan air, tanpa pungutan apa pun,” jelasnya.

Ia mengakui kondisi sentra kuliner menurun pasca pandemi Covid-19. Padahal sebelumnya kawasan tersebut cukup ramai dan menjadi salah satu destinasi kuliner unggulan di pusat kota Sidoarjo.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di sentra kuliner melalui berbagai kegiatan promosi dan event tematik. Setelah proses appraisal selesai, Pemkab berencana membuka lelang stan kosong bagi pelaku UMKM lokal agar area tersebut kembali penuh dan hidup.

“Kami akan membuka kesempatan bagi pelaku UMKM di Sidoarjo untuk menempati stan kosong, supaya kawasan ini kembali ramai,” ujar Amat Adi Subhan.

Salah satu pedagang, Ari, pemilik Warung Inyo, menyambut baik kunjungan Wabup Sidoarjo. Ia berharap langkah Pemkab benar-benar mampu mengembalikan kejayaan sentra kuliner tersebut.

“Alhamdulillah Bu Mimik datang langsung dan mendorong agar ada event di sini. Kami sudah mulai dengan menggelar tari-tarian, dan hasilnya pengunjung meningkat,” ungkap Ari.

Kunjungan dan perhatian Wabup Mimik Idayana menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kreatif daerah. Dengan rencana penataan ulang serta promosi digital yang lebih agresif, sentra kuliner Gajahmada diharapkan kembali menjadi pusat kegiatan ekonomi rakyat yang ramai dan berdaya saing. (RM/SN/SU.id)