Bantaran Sungai di Desa Temu Sidoarjo Longsor, Pemkab Lakukan Penanganan Darurat
Bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Sidoarjo longsor usai hujan deras. Pemkab bergerak cepat lakukan penanganan darurat demi keselamatan warga.
Memuat...
Wabup Sidoarjo dorong UMKM manfaatkan KURDA bunga rendah 2% per tahun tanpa agunan, modal mudah akses demi tingkatkan usaha lokal.
SIDOARJOUPDATE - Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mendorong para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) yang disalurkan melalui BPR Delta Artha Sidoarjo. Program pembiayaan ini memberikan bunga ringan hanya 2 persen per tahun atau sekitar 0,16 persen per bulan, dengan plafon pinjaman mulai Rp5 juta hingga Rp10 juta tanpa jaminan.
“Kami mengajak pelaku UMKM di Sidoarjo memanfaatkan fasilitas KURDA ini. Program ini merupakan bagian dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati Subandi-Mimik, menghadirkan akses permodalan yang mudah, aman, dan tidak memberatkan. Dengan modal sehat, usaha mikro bisa naik kelas dan berkembang,” ujar Mimik saat meninjau BPR Delta Artha, Selasa (23/9/2025).
Mimik menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk melindungi UMKM dari praktik pinjaman ilegal yang kerap membebani pelaku usaha.
“Bunga KURDA ini sangat rendah, hanya 2 persen per tahun. Jadi jangan sampai UMKM masih terjerat pinjaman online berbunga tinggi. Program ini memang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat Sidoarjo, ayo manfaatkan,” tandasnya.
Direktur Utama PT BPR Delta Artha Perseroda, Sofia Nurkrisnajati Atmaja, menjelaskan bahwa KURDA diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro maupun ultra mikro. Analisis dilakukan berbasis usaha dengan syarat sederhana, yakni KTP Sidoarjo dan bukti usaha.
“Selain bunganya murah, plafon Rp5 juta hingga Rp10 juta sangat mudah didapatkan, dan yang terpenting tanpa agunan,” jelas Sofia.
Salah satu pelaku usaha catering, Retno, pemilik usaha di Jalan Jenggolo Sidoarjo, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia memperoleh pinjaman sebesar Rp9 juta untuk menambah modal.
“Dengan adanya KURDA ini usaha saya bisa lebih berkembang. Persyaratannya mudah dan prosesnya cepat, sangat membantu pelaku usaha kecil seperti kami,” ungkap Retno. (RM/SN/SU.id)
Bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Sidoarjo longsor usai hujan deras. Pemkab bergerak cepat lakukan penanganan darurat demi keselamatan warga.
Pemkab Sidoarjo mengirimkan tiga usulan kenaikan UMK 2026 ke Pemprov Jatim setelah rapat Dewan Pengupahan yang melibatkan pengusaha dan serikat pekerja.
PKB Sidoarjo melatih 120 kader muda dari 18 kecamatan untuk memperkuat basis pemilih milenial dan Gen Z jelang Pemilu 2029 melalui Pendidikan Kader Loyalis.