Bantaran Sungai di Desa Temu Sidoarjo Longsor, Pemkab Lakukan Penanganan Darurat
Bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Sidoarjo longsor usai hujan deras. Pemkab bergerak cepat lakukan penanganan darurat demi keselamatan warga.
Memuat...
Tim SAR evakuasi korban runtuhan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo. Dari 108 korban, 18 selamat, 5 meninggal dunia, evakuasi masih berlanjut.
SIDOARJOUPDATE - Tim SAR gabungan terus melanjutkan pencarian korban runtuhan mushala Ponpes Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Hingga Rabu (1/10/2025) malam, tercatat 108 korban dengan 18 orang berhasil selamat dan lima dinyatakan meninggal dunia.
Musibah terjadi pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Mushala tiga lantai yang berada di area asrama putra Ponpes Al-Khoziny ambruk saat para santri sedang melaksanakan salat Ashar. Bangunan roboh dan menimpa puluhan santri di dalamnya.
Sejak hari kejadian, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dan evakuasi korban dari sektor reruntuhan.
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menyampaikan perkembangan evakuasi pada Rabu (1/10/2025).
“Hari ini kami mengevakuasi tujuh korban dengan rincian lima selamat dan dua dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.
Sebelumnya, tim SAR telah menemukan 11 korban, tiga di antaranya meninggal dunia. Identitas korban meninggal adalah:
Seluruh korban yang ditemukan hari Rabu dievakuasi dari sektor A1 dan A4. Sektor A4 berada di sisi kanan A1, tepat di bawah reruntuhan beton. Proses evakuasi masih berlangsung dengan fokus pencarian korban yang diperkirakan masih tertimbun. (RM/SN/SU.id)
Bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Sidoarjo longsor usai hujan deras. Pemkab bergerak cepat lakukan penanganan darurat demi keselamatan warga.
Pemkab Sidoarjo mengirimkan tiga usulan kenaikan UMK 2026 ke Pemprov Jatim setelah rapat Dewan Pengupahan yang melibatkan pengusaha dan serikat pekerja.
PKB Sidoarjo melatih 120 kader muda dari 18 kecamatan untuk memperkuat basis pemilih milenial dan Gen Z jelang Pemilu 2029 melalui Pendidikan Kader Loyalis.