Memuat...

  • 04 February 2026 10:48 AM

Proyek Betonisasi Jalan Kureksari–Kepuhkiriman Sidoarjo Capai 15,3 Persen

Proyek Betonisasi Jalan Kureksari–Kepuhkiriman Sidoarjo Capai 15,3 Persen

Pembangunan jalan beton Kureksari–Kepuhkiriman senilai Rp7,7 miliar capai 15,3 persen. Diharapkan rampung sebelum akhir Desember 2025.

SIDOARJOUPDATE — Pembangunan jalan beton di ruas Desa Kureksari hingga Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, menunjukkan progres positif. Proyek senilai Rp7,7 miliar tersebut telah mencapai 15,3 persen, melampaui target awal sebesar 1,5 persen.

Pantauan di lapangan pada Jumat (10/10/2025) memperlihatkan bahwa pemasangan saluran U-dith di sisi kiri jalan sepanjang 1,3 kilometer telah rampung. Sementara sisi kanan masih dikerjakan oleh enam pekerja dibantu satu unit alat berat excavator.

Bupati Sidoarjo Subandi telah menginstruksikan Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar kualitas dan tepat waktu.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA, Dwi Eko Saptono, menyebut target penyelesaian jalan beton di Kureksari pada 20 Desember 2025.

“Untuk pemasangan U-dith sekarang sudah mencapai 75 persen. Secara keseluruhan progresnya surplus 10 persen dari target awal,” ujar Dwi Eko saat dikonfirmasi.

Menurut Dwi Eko, pada tahap pengecoran jalan, akses akan ditutup total demi kelancaran dan keamanan pekerjaan.

“Kalau sudah mulai pengecoran, jalan akan kami tutup total. Nanti kami sosialisasikan ke warga terdampak dan siapkan jalur alternatif,” jelasnya.

Dengan sisa waktu sekitar dua bulan, pihaknya optimistis pekerjaan dapat selesai sesuai rencana. Ia bahkan menargetkan kontraktor menuntaskan proyek satu minggu lebih cepat dari batas kontrak.

“Sebelum serah terima, kami akan cek dulu kualitas beton. Kalau sudah sesuai spesifikasi, baru kami terima,” tegasnya.

Warga Desa Kureksari menyambut gembira pembangunan jalan beton tersebut. Nawawi (67 tahun), salah satu warga sekaligus pelaku usaha logam, mengatakan proyek ini sudah lama dinantikan.

“Ini sudah jadi keinginan warga sejak lama. Kalau hujan, air bisa masuk rumah. Mudah-mudahan setelah diperbaiki, banjir tidak terjadi lagi,” ujarnya penuh harap.

Meski aktivitas usahanya sempat terganggu, Nawawi tetap mendukung pembangunan yang diyakininya membawa manfaat jangka panjang.

“Kalau usaha terganggu ya wajar. Tapi nanti kalau jalan bagus, semua jadi lebih lancar. Ini demi kebaikan warga,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Subandi atas perhatian dan realisasi aspirasi warga.

“Terima kasih Pak Bupati sudah mewujudkan impian masyarakat kampung logam. Semoga beliau selalu diberi kesehatan,” tutup Nawawi. (RM/SN/SU.id)