Bantaran Sungai di Desa Temu Sidoarjo Longsor, Pemkab Lakukan Penanganan Darurat
Bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Sidoarjo longsor usai hujan deras. Pemkab bergerak cepat lakukan penanganan darurat demi keselamatan warga.
Memuat...
BPVP Sidoarjo dan HIPMI Sidoarjo teken MoU pelatihan vokasi BNSP, wujudkan SDM kompeten dan wirausahawan muda berdaya saing global.
SIDOARJOUPDATE – Puncak Pekan Vokasi HUT ke-6 BPVP Sidoarjo, Jumat (13/9), menjadi momentum penting sinergi BPVP dan HIPMI Sidoarjo lewat MoU pelatihan vokasi bersertifikasi BNSP, demi melahirkan SDM unggul dan pengusaha muda berdaya saing.
Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo dengan BPC HIPMI Sidoarjo menandai langkah strategis memperkuat link and match dunia pelatihan vokasi dan dunia usaha.
Kerja sama ini mencakup:
Langkah ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi upaya nyata mencetak generasi muda tangguh sebagai penggerak perekonomian daerah.

Ketua Umum BPC HIPMI Sidoarjo, Muh Zakaria Dimas Pratama, menegaskan pentingnya MoU ini.
“Kualitas SDM adalah fondasi utama pertumbuhan ekonomi. Kolaborasi dengan BPVP adalah langkah strategis mencetak tenaga kerja dan pengusaha muda yang kompeten dengan sertifikasi resmi nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelatihan bersertifikasi BNSP akan mendorong wirausahawan baru yang tangguh, inovatif, dan berorientasi pada pembangunan ekonomi lokal maupun global.
Kepala BPVP Sidoarjo, Muhammad Aiza Akbar, menegaskan komitmen menghadirkan program vokasi relevan dengan kebutuhan industri.
“Kerja sama dengan HIPMI membuktikan semangat link and match. Kami ingin mencetak tenaga kerja siap pakai sekaligus melahirkan pengusaha muda berdaya saing,” jelasnya.
Akbar menyebut pengembangan program ini akan berkelanjutan, mencakup kurikulum, instruktur, dan fasilitas, agar peserta pelatihan memperoleh pengalaman belajar berkualitas.

Selain MoU, Pekan Vokasi HUT ke-6 BPVP Sidoarjo juga menyajikan:
Kegiatan ini memperkuat komitmen menciptakan ekosistem vokasi berkelanjutan, melahirkan tenaga kerja kompeten sekaligus wirausahawan muda siap membangun perekonomian daerah dan nasional. (RM/SN/SU.id)
Bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Sidoarjo longsor usai hujan deras. Pemkab bergerak cepat lakukan penanganan darurat demi keselamatan warga.
Pemkab Sidoarjo mengirimkan tiga usulan kenaikan UMK 2026 ke Pemprov Jatim setelah rapat Dewan Pengupahan yang melibatkan pengusaha dan serikat pekerja.
PKB Sidoarjo melatih 120 kader muda dari 18 kecamatan untuk memperkuat basis pemilih milenial dan Gen Z jelang Pemilu 2029 melalui Pendidikan Kader Loyalis.