Memuat...

  • 04 February 2026 12:06 PM

Hari Batik Nasional 2025, Gubernur Khofifah Ajak Generasi Muda Jadikan Batik Gaya Hidup

Hari Batik Nasional 2025, Gubernur Khofifah Ajak Generasi Muda Jadikan Batik Gaya Hidup

Hari Batik Nasional 2025, Gubernur Khofifah ajak generasi muda menjadikan batik simbol gaya hidup modern sekaligus menjaga warisan budaya bangsa.

SIDOARJOUPDATE - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak generasi muda untuk menjadikan batik sebagai simbol gaya hidup berbudaya. Ajakan ini disampaikannya pada peringatan Hari Batik Nasional 2025 yang jatuh pada Rabu (2/10/2025).

Batik Sebagai Wujud Bangga Budaya Bangsa

Khofifah menegaskan bahwa mengenakan batik bukan sekadar pilihan busana, melainkan wujud mencintai karya budaya bangsa sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan leluhur.

“Ketika kita memakai batik maka kita ikut merayakan budaya Indonesia, sekaligus menunjukkan rasa bangga terhadap warisan batik yang kaya nilai seni dan filosofi,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Ia menambahkan, atmosfer kebanggaan terhadap batik harus ditularkan kepada generasi muda agar menjadikannya bagian dari keseharian.

Batik dan Relevansi dengan Gaya Hidup Modern

Menurut Khofifah, batik adalah akar budaya yang tidak lekang waktu dan tetap relevan dengan gaya hidup masa kini. Generasi muda dapat menggunakan batik sebagai bentuk partisipasi sekaligus pelestarian budaya.

“Atmosfer seperti ini yang harus kita tularkan kepada generasi muda supaya ikut menjadikan batik sebagai simbol gaya hidup. Batik ini akar budaya yang tidak lekang waktu, bahkan tetap relevan dengan gaya hidup modern,” tambahnya.

Selain itu, bangga berbatik juga berarti cinta terhadap produk lokal. Variasi batik saat ini, baik tulis, cap, lukis, printing, hingga motif kontemporer, membuatnya mudah diterima semua kalangan.

Peluncuran Batik Gerbang Baru Nusantara

Khofifah juga menceritakan pengalamannya membeli batik dari berbagai daerah, termasuk saat kunjungan Misi Dagang ke Palembang. Pengalaman tersebut menginspirasinya meluncurkan karya batik baru bernama Gerbang Baru Nusantara, yang diperkenalkan dalam rangkaian Jatim Fest 2025 di Grand City Surabaya, Senin (1/10/2025).

“Peluncuran ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kekuatan sejarah dan budaya Jawa Timur dihidupkan kembali melalui karya wastra batik, yang bernilai estetika dan sarat makna filosofis,” jelas Khofifah.

Motif Gerbang Baru Nusantara menampilkan simbol Surya Majapahit yang melambangkan kejayaan, kebesaran, dan pencerahan dari masa keemasan Kerajaan Majapahit.

Pemprov Jatim Wajibkan ASN Pakai Batik di Hari Batik Nasional

Sebagai bentuk nyata pelestarian, Pemprov Jatim telah mengeluarkan Pergub Jatim Nomor 15 Tahun 2025 yang mewajibkan seluruh ASN maupun non-ASN mengenakan batik pada Hari Batik Nasional.

“Hari ini, tanggal 2 Oktober, semua ASN dan non-ASN di lingkup Pemprov Jatim memakai pakaian batik. Mari kita bersama-sama ikut melestarikan identitas bangsa Indonesia dan memperkuat persatuan lewat batik,” tegas Khofifah. (RM/SN/SU.id)