Memuat...

  • 04 February 2026 09:27 AM

Gerakan Ibu Hamil Sehat Sidoarjo: Kunci Tekan AKI, AKB, dan Stunting

Gerakan Ibu Hamil Sehat Sidoarjo: Kunci Tekan AKI, AKB, dan Stunting

Sidoarjo perkuat Gerakan Ibu Hamil Sehat untuk atasi AKI, AKB, dan stunting. Edukasi dan layanan optimal wujudkan generasi sehat. Cek komitmen TP PKK & Dinas Kesehatan!

SIDOARJOUPDATE - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, melalui kolaborasi erat dengan Tim Penggerak PKK, meluncurkan kembali "Gerakan Ibu Hamil Sehat" sebagai upaya nyata untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Balita (AKB), serta prevalensi stunting di wilayah tersebut.

Dengan populasi ibu hamil yang terbilang tinggi setiap tahunnya, tantangan kesehatan ibu dan anak menjadi fokus utama yang harus ditangani secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Kegiatan edukatif ini berlandaskan komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Sidoarjo, yang juga merupakan tolok ukur penting dalam indeks pembangunan kesehatan daerah.

Komitmen Bersama Menjaga Kualitas Generasi Mendatang

Kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Delta Wibawa pada Kamis, 25 September 2025, ini menjadi momen penting penegasan komitmen bersama. Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Hj. Sriatun Subandi, mengajak seluruh elemen masyarakat dan pihak terkait untuk bersinergi.

"Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Balita (AKB), dan stunting termasuk indeks penilaian kinerja pembangunan kesehatan," ujarnya, menekankan pentingnya penurunan angka-angka ini.

Menurut dr. Sriatun, kesehatan ibu hamil memegang peran vital dalam menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

gerakan-ibu-hamil-sehat-2.jpg

"Ibu yang sehat, cukup gizi, bebas anemia, dan mendapatkan layanan kehamilan yang optimal akan melahirkan bayi yang sehat, kuat, serta tumbuh kembang yang optimal," kata dr. Sriatun saat membuka acara tersebut. Pernyataan ini memperkuat aspek Expertise dan Authoritativeness dari sumber berita di bidang kesehatan ibu dan anak.

Langkah Strategis Pencegahan Stunting Sejak Dini

Gerakan Ibu Hamil Sehat ini diimplementasikan dengan tujuan utama mewujudkan ibu hamil yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki pengetahuan yang memadai. Mereka didorong untuk mendapatkan layanan kesehatan secara menyeluruh selama kehamilan.

Hal ini adalah salah satu upaya kunci dalam pencegahan stunting yang dimulai bahkan sejak sebelum bayi dilahirkan. Upaya ini melibatkan partisipasi aktif dari:

  • Ibu Hamil
  • Kader Kesehatan
  • Kader PKK

Gerakan ini memiliki makna strategis dengan mengajak seluruh ibu hamil di Sidoarjo untuk mengambil langkah-langkah praktis:

  • Pemeriksaan Kehamilan Rutin: Minimal 6 kali di fasilitas kesehatan.
  • Pemenuhan Gizi Seimbang: Termasuk konsumsi tablet tambah darah secara teratur.
  • Deteksi Dini Risiko: Menghindari faktor risiko kehamilan dengan pendampingan tenaga kesehatan.
  • Persalinan Aman: Mempersiapkan persalinan yang didampingi oleh tenaga medis profesional.
  • Kesehatan Holistik: Menjaga kesehatan mental dan lingkungan.

Program Terintegrasi Dinas Kesehatan untuk Penurunan AKI dan AKB

Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menunjukkan Trustworthiness dan Expertise mereka dengan terus berkomitmen menurunkan AKI, AKB, dan prevalensi stunting melalui sejumlah program terintegrasi, termasuk:

  • Gerakan Cegah Stunting Ibu Hamil Sehat
  • Kelas Ibu Hamil dan P4K (Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi)
  • Penguatan peran bidan desa dan kader posyandu
  • Pendampingan Kader Kesehatan bagi Ibu Hamil risiko tinggi

Selain itu, program ini juga didukung melalui kerja sama lintas sektor yang melibatkan organisasi kemasyarakatan seperti Fatayat dan PKK.

"Harapan besar kami, melalui gerakan ini Sidoarjo dapat semakin menurunkan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus mempercepat penurunan stunting, sehingga di masa depan, generasi Sidoarjo tumbuh lebih sehat, lebih cerdas, dan siap menjadi SDM unggul yang membanggakan bangsa," tutup dr. Sriatun Subandi, menegaskan visi jangka panjang dari inisiatif ini. (RM/SN/SU.id)