Memuat...

  • 04 February 2026 09:24 AM

Forkopimda Sidoarjo Dukung Asta Cita lewat Penanaman Jagung di Ponpes Bumi Sholawat

Forkopimda Sidoarjo Dukung Asta Cita lewat Penanaman Jagung di Ponpes Bumi Sholawat

Forkopimda Sidoarjo ikut tanam jagung serentak di Ponpes Bumi Sholawat untuk dukung program ketahanan pangan nasional Asta Cita Presiden Prabowo.

SIDOARJOUPDATE, KOTA - Forkopimda Sidoarjo berpartisipasi dalam penanaman jagung serentak di lahan Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Rabu (6/8/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sesuai visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Acara diprakarsai oleh Polri dengan menggandeng pesantren-pesantren di Jawa Timur sebagai mitra strategis.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sidoarjo Subandi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, Kajari Sidoarjo Zaidar Rasepta, Ketua PCNU Sidoarjo KH Zaenal Abidin, Kepala Bulog Jawa Timur, tokoh agama, dan kelompok tani setempat.

Kolaborasi Pesantren dan Aparat untuk Swasembada Pangan

forkopimda-sidoarjo-ikuti-tanam-jagung-serentak-a.jpg

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mewujudkan swasembada pangan.

"Seperti penanaman jagung serentak di pondok pesantren se-Jawa Timur hari ini, merupakan bukti kolaborasi kami bersama para kiai hingga santri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional," ujarnya.

Penanaman jagung ini menjadi salah satu langkah nyata implementasi Asta Cita di bidang pangan. Melibatkan pesantren dinilai efektif karena selain lahan yang tersedia, juga adanya dukungan komunitas pesantren yang kuat.

Target Penanaman Jagung 1 Juta Hektare

Program ini menargetkan penanaman jagung seluas 1 juta hektare di Jawa Timur pada kuartal III 2025. Hingga saat ini, realisasi telah mencapai 440.000 hektare.

Polri, bersama Fakultas Ketahanan Pangan Universitas Negeri Surabaya (Unesa), juga memberikan pendampingan teknis kepada pondok pesantren yang ikut serta.

"Kami pihak kepolisian sebagai penggerak program ketahanan pangan, bersama pihak Fakultas Ketahanan Pangan Unesa, siap melakukan pendampingan implementasi di pondok-pondok pesantren," tambah Kombes Pol Christian Tobing.

Dengan kolaborasi ini, diharapkan produksi jagung nasional meningkat dan ketergantungan impor berkurang, sejalan dengan tujuan besar swasembada pangan. (RM/SN/SU.id)