Memuat...

  • 04 February 2026 09:27 AM

Evakuasi Musala Al-Khoziny: 132 Korban Ditemukan, 27 Santri Meninggal

Evakuasi Musala Al-Khoziny: 132 Korban Ditemukan, 27 Santri Meninggal

Tim SAR temukan total 132 korban reruntuhan Musala Al-Khoziny Sidoarjo. 27 santri tewas, pencarian korban masih berlanjut hingga dini hari.

SIDOARJOUPDATE – Tim SAR gabungan terus bekerja tanpa henti mengevakuasi jenazah korban yang masih tertimbun di reruntuhan Musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny Sidoarjo. Hingga Minggu (5/10/2025) pukul 01.33 WIB dini hari, petugas berhasil mengevakuasi 27 jenazah santri yang langsung dibawa ke RS Bhayangkara, Polda Jawa Timur.

Total Korban Capai 132 Orang

Berdasarkan data posko utama Tim SAR gabungan yang berpusat di Pondok Putri Ponpes Al-Khoziny, total korban yang telah ditemukan mencapai 132 orang. Dari jumlah tersebut:

  • 27 santri meninggal dunia,
  • 76 santri mengalami luka ringan,
  • 27 lainnya luka berat.

Dalam dua hari terakhir, yakni hari keenam hingga awal hari ketujuh pencarian, tim berhasil mengevakuasi 13 jenazah tambahan dari reruntuhan bangunan musala.

Masih Ada 37 Korban Diduga Tertimbun

Meski pencarian berlangsung intensif, tim gabungan memperkirakan masih terdapat sekitar 37 orang yang belum ditemukan dan kemungkinan masih berada di bawah puing-puing bangunan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa area pencarian kini difokuskan pada bagian lantai dasar, tempat sebagian besar korban diduga tertimbun.

“Setelah pembersihan reruntuhan yang menutupi lantai dasar selesai, mudah-mudahan semua korban bisa segera ditemukan. Karena semua korban berada di lantai dasar,” jelas Suharyanto dalam keterangan persnya.

Operasi 24 Jam Gunakan Alat Berat

Menurut Suharyanto, berbagai peralatan berat seperti crane, dump truck, dan ekskavator telah dikerahkan di lokasi kejadian untuk mempercepat proses pencarian.

“Pencarian dilakukan siang dan malam atau 24 jam penuh, menyesuaikan kondisi di lapangan,” tambahnya.

Upaya pencarian ini melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat sekitar yang bahu-membahu mengangkat material beton dan puing bangunan.

Fokus Pencarian Dilanjutkan

Hingga Minggu dini hari, tim SAR terus melakukan pembersihan dan penggalian lanjutan di beberapa titik yang sudah dipetakan sebagai zona berisiko tinggi masih ada korban. Pihak berwenang berharap seluruh korban dapat segera ditemukan agar proses identifikasi dan pemulihan area bisa segera dimulai. (RM/SN/SU.id)