Bantaran Sungai di Desa Temu Sidoarjo Longsor, Pemkab Lakukan Penanganan Darurat
Bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Sidoarjo longsor usai hujan deras. Pemkab bergerak cepat lakukan penanganan darurat demi keselamatan warga.
Memuat...
Tim SAR mengevakuasi korban ambruknya Musala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo. 104 santri selamat, 26 meninggal, pencarian terus berlanjut.
SIDOARJOUPDATE – Tim SAR gabungan terus bekerja tanpa henti mengevakuasi korban reruntuhan Musala Pondok Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo. Hingga pencarian hari keenam, sebanyak 130 korban berhasil ditemukan, terdiri dari 104 santri selamat dan 26 santri meninggal dunia.
Kasubdit RPDO (Pengarahan dan Pengendalian Operasi) Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) Basarnas, Emi Freezer, mengonfirmasi bahwa proses evakuasi masih berlanjut hingga Sabtu (4/10/2025) malam.
"Proses evakuasi terhadap korban masih tetap berlangsung,” ujar Emi Freezer.
Pada hari keenam pencarian, 12 jenazah santri berhasil dievakuasi, satu di antaranya dalam kondisi tidak utuh (body part). Seluruh korban ditemukan di sektor A1, A3, dan A4, lalu dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi lanjutan.
Berikut urutan waktu evakuasi korban berdasarkan laporan Basarnas:
Pukul 14.35 WIB: Korban pertama ditemukan di sektor A4
Pukul 16.15 WIB: Korban kedua berhasil dievakuasi
Pukul 17.33 WIB: Korban ketiga ditemukan di lokasi yang sama
Pukul 21.10 WIB: Korban keempat ditemukan setelah pencarian manual dan alat berat
Pukul 21.56 WIB: Korban kelima dievakuasi
Pukul 22.01 WIB: Korban keenam berhasil dikeluarkan dari reruntuhan
Pukul 22.46–22.59 WIB: Korban ketujuh, kedelapan, dan kesembilan ditemukan berurutan
Pukul 23.01 WIB: Korban kesepuluh ditemukan
Pukul 23.26–23.29 WIB: Korban kesebelas dan keduabelas berhasil dievakuasi dari sektor A3
Semua jenazah langsung diekstraksi dengan hati-hati menggunakan kombinasi alat berat dan tenaga manual untuk menghindari risiko tambahan pada struktur bangunan yang rapuh.
Menurut Emi Freezer, saat ini tim SAR fokus melakukan pembersihan puing di sisi utara bangunan, yakni bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses pencarian sisa korban yang kemungkinan masih tertimbun.
“Pembersihan puing difokuskan ke sisi utara pada bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama,” jelasnya.
Dengan tambahan korban yang ditemukan hari ini, total 130 santri telah berhasil dievakuasi dari lokasi reruntuhan. Dari jumlah itu, 104 santri dinyatakan selamat, sementara 26 lainnya meninggal dunia.
Tim SAR masih terus siaga di lapangan. Pencarian diperkirakan akan dilanjutkan hingga semua area musala dan asrama santri selesai diperiksa secara menyeluruh. (RM/SN/SU.id)
Bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Sidoarjo longsor usai hujan deras. Pemkab bergerak cepat lakukan penanganan darurat demi keselamatan warga.
Pemkab Sidoarjo mengirimkan tiga usulan kenaikan UMK 2026 ke Pemprov Jatim setelah rapat Dewan Pengupahan yang melibatkan pengusaha dan serikat pekerja.
PKB Sidoarjo melatih 120 kader muda dari 18 kecamatan untuk memperkuat basis pemilih milenial dan Gen Z jelang Pemilu 2029 melalui Pendidikan Kader Loyalis.