Memuat...

  • 04 February 2026 08:10 AM

Bupati Subandi Bantu Ibu 4 Anak yang Hidup di Kolong Jembatan Sidoarjo

Bupati Subandi Bantu Ibu 4 Anak yang Hidup di Kolong Jembatan Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi bantu Mujiana, ibu 4 anak yang tinggal di kolong jembatan Trosobo, dengan tempat tinggal layak dan jaminan pendidikan anak.

SIDOARJOUPDATE — Tangis haru Mujiana, perempuan 37 tahun asal Desa Tanjungsari, pecah saat mendapat tawaran pindah ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) dari Bupati Sidoarjo, Subandi.

Selama empat tahun terakhir, Mujiana bersama empat anaknya hidup di bawah jembatan layang Trosobo, Kecamatan Taman. Hidup mereka semakin berat sejak sang suami kabur pada September lalu, meninggalkan utang dan tanggung jawab keluarga.

“Terima kasih, Pak Bupati. Saya bersedia pindah ke Rusunawa,” ucap Mujiana sambil mengusap air mata di hadapan Bupati Subandi, Kamis (23/10/2025).

Mujiana mengaku terpaksa bertahan di kolong jembatan karena tidak memiliki tempat tinggal tetap dan penghasilan tetap. Sehari-hari ia bekerja serabutan untuk menafkahi anak-anaknya.

Kehidupannya makin sulit setelah suaminya pergi membawa kabur uang pinjaman sebesar Rp2,5 juta dari bank keliling.

“Dari bank titil tiap hari datang, dari koperasi Mekar juga begitu. Uang pinjamannya dicairkan, tapi langsung dibawa kabur sama dia,” tutur Mujiana dengan nada sedih.

Ia mengaku kerap didatangi penagih utang, bahkan pintu tempat tinggalnya sampai ditulisi agar suaminya segera membayar cicilan.

Mengetahui kondisi tersebut, Bupati Subandi langsung bergerak cepat. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo akan menanggung biaya sewa Rusunawa bagi Mujiana dan keluarganya.

“Nanti kita siapkan Rusunawa supaya Mbak Mujiana mendapatkan tempat tinggal yang layak dan anak-anaknya bisa mendapatkan akses pendidikan yang baik,” ujar Bupati Subandi.

Selain bantuan tempat tinggal, Pemkab juga akan memfasilitasi pendidikan keempat anak Mujiana agar bisa bersekolah seperti anak-anak lainnya.

Bupati Subandi mengaku sedih melihat kondisi warganya yang hidup dalam keterbatasan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen membantu masyarakat yang belum memiliki tempat tinggal layak.

“Seperti ibu ini, menempati tempat yang tidak layak, anak-anaknya tidak sekolah. Ini menjadi PR kita semua untuk segera kita tuntaskan bersama,” pungkasnya.

Langkah cepat ini menjadi bentuk nyata kepedulian Pemkab Sidoarjo terhadap warga kurang mampu sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat bawah. (RM/SN/SU.id)