Warih Andono Minta Kontraktor Percepat Pekerjaan Infrastruktur Waru
Warih Andono meninjau proyek infrastruktur Waru, menyoroti keterlambatan, kualitas beton, hingga meminta percepatan pekerjaan jelang akhir tahun anggaran.
Memuat...
Bupati Sidoarjo H. Subandi menghadiri pengajian dan malam keakraban Satgas TMMD ke-126 di Desa Kedondong untuk mempererat sinergi TNI dan masyarakat.
SIDOARJOUPDATE - Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti Balai Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, pada Senin malam (3/11/2025). Ratusan warga dan prajurit TNI berkumpul dalam acara Pengajian dan Malam Keakraban Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025, yang dihadiri langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn.
Kegiatan ini menjadi ajang mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, TNI, Polri, ulama, dan masyarakat, dalam semangat gotong royong dan kebersamaan.
Acara turut dihadiri Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Wakil Ketua PBNU KH. Zulfa Musthofa, serta jajaran Forkopimka Tulangan dan tokoh agama setempat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti tausiyah kebangsaan yang menguatkan semangat persatuan dan kesatuan, sekaligus memperkokoh nilai religius di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati H. Subandi menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang memadukan pembangunan fisik dan spiritual.
“TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun jiwa kebersamaan dan nasionalisme di tengah warga. Melalui pengajian ini, kita kuatkan kembali ikatan antarwarga agar Sidoarjo tetap rukun, damai, dan sejahtera,” ujar Subandi.
Bupati juga menekankan pentingnya kerukunan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Ia menilai peran TNI dan ulama, khususnya Nahdlatul Ulama (NU), sangat penting dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.
“Indonesia kuat karena Pancasila dan semangat gotong royong. TNI dan ulama berperan penting menjaga agar perbedaan tidak menjadi sumber perpecahan,” tuturnya.
Bupati Subandi juga berpesan kepada generasi muda agar lebih aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
“Kalau anak muda rajin ikut kegiatan seperti pengajian dan gotong royong, mereka tidak mudah terprovokasi oleh isu di media sosial. Ini wujud nyata bela negara,” tegasnya.
Sementara itu, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD ke-126 di Desa Kedondong tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual warga desa.
“Melalui kegiatan keagamaan seperti malam ini, kami ingin TNI hadir lebih dekat dengan warga, menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan TMMD tahun ini mencakup pembangunan jalan, plengsengan, dan pavingisasi, yang diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi warga desa.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para tokoh agama, mendoakan keselamatan bangsa dan keberkahan bagi Kabupaten Sidoarjo. Momen ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mewujudkan Sidoarjo yang rukun, religius, dan sejahtera. (RM/SN/SU.id)
Warih Andono meninjau proyek infrastruktur Waru, menyoroti keterlambatan, kualitas beton, hingga meminta percepatan pekerjaan jelang akhir tahun anggaran.
Bupati Sidoarjo Subandi sidak empat proyek infrastruktur Waru, temukan kendala kualitas beton hingga keterlambatan progres, dan perintahkan percepatan pekerjaan.
Wabup Mimik Idayana takziah ke keluarga korban tenggelam di Sidokare dan imbau orang tua meningkatkan kewaspadaan anak di musim hujan.