Polresta Sidoarjo Gencarkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah Dasar
Polresta Sidoarjo edukasi siswa SD tentang bahaya bullying dan etika bermedia sosial untuk wujudkan sekolah aman dan ramah anak.
Memuat...
Siswi SMA Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo, Fathiyah Khalimatus Sholikhah, berhasil diterima di Tokyo International University Jepang dengan beasiswa 50%.
SIDOARJO - SMA Progresif Bumi Shalawat (SMASIF) Sidoarjo kembali menorehkan prestasi. Pada Rabu (20/8/2025), salah satu siswinya, Fathiyah Khalimatus Sholikhah, resmi diterima di Tokyo International University (TIU), Jepang, jurusan International Relation, dengan beasiswa 50 persen.
Kepala SMA Progresif Bumi Shalawat, Mochamad Misbachul Munir Ardy, menyatakan pencapaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak.
“Kami berusaha semaksimal mungkin agar siswa kami bisa belajar di kampus impiannya, terutama bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri,” ujar Munir.
Sebagai bentuk komitmen, sekolah memiliki program khusus bernama International Undergraduate Program Preparation (IUPP). Melalui kelas ini, siswa mendapatkan: Pemantapan bahasa asing, Persiapan akademik, Pendampingan administrasi beasiswa dan pendaftaran universitas.
Fathiyah mengungkapkan keinginannya untuk belajar di Jepang sudah muncul sejak lama. Ia menyiapkan diri dengan serius melalui bimbingan sekolah serta peningkatan kemampuan akademik.
“Sejak awal saya memang ingin belajar di Jepang. Saya berusaha menyiapkan semuanya dari awal agar bisa diterima di kampus impian saya,” ucap Fathiyah.
Ia menambahkan bahwa dukungan orang tua menjadi motivasi terbesarnya. Selain ingin meraih pengalaman pendidikan internasional, ia juga berharap dapat memperluas wawasan di bidang ilmu pengetahuan.
Fathiyah berhasil meraih beasiswa 50 persen setelah melalui berbagai ujian seleksi, meliputi: Tes tulis, Tes motlet, IELTS, JTEST level F.
“Tidak mudah, tapi akhirnya saya berhasil,” kata Fathiyah dengan penuh syukur.
Keberhasilan Fathiyah menjadi bukti konsistensi SMA Progresif Bumi Shalawat dalam mengembangkan potensi siswa. Sekolah berharap semakin banyak peserta didik yang dapat mengikuti jejaknya untuk meraih pendidikan internasional. (RM/SN/SU.id)
Polresta Sidoarjo edukasi siswa SD tentang bahaya bullying dan etika bermedia sosial untuk wujudkan sekolah aman dan ramah anak.
Kanit PPA Polresta Sidoarjo ajak pelajar SMPN 1 Wonoayu disiplin, taat aturan, dan jauhi kenakalan remaja demi masa depan yang lebih baik.
Polresta Sidoarjo membekali Pelajar Duta Kamtibmas (PDK) untuk cegah kenakalan remaja & jaga ketertiban. Generasi muda didorong jadi agen perubahan. Simak selengkapnya!