Bantaran Sungai di Desa Temu Sidoarjo Longsor, Pemkab Lakukan Penanganan Darurat
Bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Sidoarjo longsor usai hujan deras. Pemkab bergerak cepat lakukan penanganan darurat demi keselamatan warga.
Memuat...
6.906 pelanggar lalu lintas antre di Kejari Sidoarjo untuk membayar denda tilang hasil Operasi Patuh Semeru 2025 yang berakhir 24 Juli.
SIDOARJOUPDATE, KOTA - Ribuan pelanggar lalu lintas hasil Operasi Patuh Semeru 2025 memadati halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Jumat (8/8/2025). Antrean panjang terlihat hingga meluber ke jalan raya.
Menurut data Kejari Sidoarjo, sebanyak 6.906 orang antre untuk membayar denda tilang. Jumlah ini meningkat dibanding pekan sebelumnya yang hanya sekitar 2.600 orang.
“Hari ini memang terjadi banyak antrean masyarakat yang mau membayar denda tilang hasil Operasi Patuh Semeru yang berakhir 24 Juli,” ujar Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Sidoarjo, Hafidi.
Untuk mengurangi penumpukan, Kejari Sidoarjo mengumumkan melalui media sosial dan papan informasi di pinggir jalan bahwa pembayaran denda tilang dapat dilakukan di hari kerja lain, tidak harus serentak pada Jumat.

Pelayanan dibuka sejak pukul 07.30 WIB, dan hingga pukul 11.00 tercatat sekitar 2.000 pelanggar telah dilayani. Loket pembayaran ditutup menyesuaikan jadwal kliring petugas bank.
Hafidi menegaskan, pembayaran di hari kerja lain tidak akan dikenakan biaya tambahan selain denda resmi yang telah ditetapkan pengadilan.
“Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk mengambil bukti tilang sesuai prosedur,” ucapnya.
Berdasarkan catatan Polresta Sidoarjo, total pelanggar yang terjaring pada Operasi Patuh Semeru 2025 mencapai 12.922 orang. Pelanggaran meliputi:
Tidak memakai helm
Melawan arus
Berboncengan lebih dari satu penumpang
Tidak dapat menunjukkan surat kendaraan atau SIM
Bantaran sungai di Desa Temu, Prambon, Sidoarjo longsor usai hujan deras. Pemkab bergerak cepat lakukan penanganan darurat demi keselamatan warga.
Pemkab Sidoarjo mengirimkan tiga usulan kenaikan UMK 2026 ke Pemprov Jatim setelah rapat Dewan Pengupahan yang melibatkan pengusaha dan serikat pekerja.
PKB Sidoarjo melatih 120 kader muda dari 18 kecamatan untuk memperkuat basis pemilih milenial dan Gen Z jelang Pemilu 2029 melalui Pendidikan Kader Loyalis.