Memuat...

  • 04 February 2026 10:47 AM

Konflik Bupati-Wabup Sidoarjo Memanas, Wagub Emil Dardak Imbau Akur Demi Rakyat

Konflik Bupati-Wabup Sidoarjo Memanas, Wagub Emil Dardak Imbau Akur Demi Rakyat

Wagub Jatim Emil Dardak soroti konflik Bupati Subandi dan Wabup Mimik Idayana Sidoarjo. Konflik memanas usai mutasi ASN dilaporkan ke Kemendagri.

SIDOARJOUPDATE - Konflik yang menyeruak ke publik antara Bupati Sidoarjo, Subandi, dan Wakil Bupati, Mimik Idayana, telah menjadi masalah serius dan mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Emil Elestianto Dardak, secara tegas mengimbau agar kedua kepala daerah tersebut segera akur dan sinergis demi kepentingan masyarakat Sidoarjo.

Menurut Emil Dardak, dinamika politik atau birokratik dalam memimpin suatu daerah adalah hal yang wajar terjadi. Namun, ia menekankan bahwa situasi tersebut harus disikapi dengan bijak.

"Kami pantau terus. Semua kepala daerah harus akur dan sinergis," tegas Emil, Kamis (25/9/2025).

Ia menambahkan harapan agar komunikasi yang sedang berjalan dapat menemukan titik temu.

"Kami berharap bisa, tentunya komunikasi yang berjalan saat ini bisa ada titik temu," katanya, menunjukkan peran Pemprov Jatim dalam memediasi masalah tersebut.

Mutasi ASN Jadi Pemicu Konflik Terbaru

Konflik antara Bupati Subandi dan Wabup Mimik Idayana sudah lama tercium publik. Puncak ketegangan terbaru terjadi setelah Bupati Sidoarjo Subandi mengeluarkan kebijakan kontroversial.

Subandi melakukan mutasi terhadap 61 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

Kebijakan mutasi ini langsung dinilai janggal dan cacat prosedur oleh Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana.

Sebagai respons, Wabup Mimik memilih jalur resmi untuk menyikapi kebijakan tersebut.

Wabup Mimik Laporkan Mutasi ASN ke Kemendagri

Mimik Idayana secara resmi melaporkan kebijakan mutasi tersebut ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Surat laporan resmi dilayangkan pada Rabu (24/9/2025) malam.

Dalam surat bernomor 000.6.3.4/11268/438.1/2025, Wabup Mimik meminta Kemendagri untuk:

  • Turun tangan mengevaluasi kebijakan mutasi tersebut.
  • Meninjau kembali mutasi yang dianggap menyimpang dari kesepakatan awal pasangan kepala daerah.

Wagub Emil menyatakan bahwa Pemprov Jatim akan terus memantau perkembangan dan komunikasi yang terjadi di Sidoarjo. Ia menegaskan bahwa tujuan utama adalah agar Subandi dan Mimik dapat kembali akur dan sinergis demi masyarakat Sidoarjo. (RM/SN/SU.id)

 

Sumber: kompas.com