Memuat...

  • 13 May 2026 06:52 PM

Pemkab Sidoarjo Bidik Swasti Saba Wistara, Dorong Kabupaten Sehat Nasional

Pemkab Sidoarjo Bidik Swasti Saba Wistara, Dorong Kabupaten Sehat Nasional

Sidoarjo targetkan penghargaan Swasti Saba Wistara lewat inovasi kesehatan, penurunan stunting, dan kolaborasi lintas sektor.

Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menargetkan meraih penghargaan Swasti Saba Wistara, predikat tertinggi dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional.

Target ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan Sidoarjo meraih predikat Wiwerda pada 2019.

Penguatan Lintas Sektor dan Program Unggulan

Bupati Sidoarjo Subandi menjelaskan, pihaknya memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan hexahelix untuk mewujudkan sembilan tatanan kabupaten sehat.

Beberapa program unggulan yang menjadi fokus penilaian meliputi:

  • Aplikasi SiCantik (Sidoarjo Cegah Anak Stunting)
  • Layanan sedot tinja berkala
  • Jihad Rawat Kali, gerakan menjaga kebersihan sungai dengan melibatkan OPD, komunitas, dan masyarakat
  • Pembinaan kawasan tanpa rokok (KTR)
  • Pasar sehat dan sekolah ramah anak

Penurunan Stunting dan Penghargaan ODF

bupati-subandi-1.jpg

Subandi menyebut, Pemkab Sidoarjo berhasil menekan angka stunting dari 3,17% menjadi 2,24%. Selain itu, Sidoarjo juga meraih penghargaan Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan (BABS).

“Kami optimis Sidoarjo menjadi kabupaten sehat. Penghargaan Wistara adalah bukti komitmen kami, tapi yang lebih penting adalah pelayanan dan kualitas hidup masyarakat,” tegas Subandi dalam zoom meeting dengan tim verifikator di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (5/8/2025).

Layanan Kesehatan dan Perlindungan Kelompok Rentan

Pemkab Sidoarjo meningkatkan layanan bagi penderita TBC, memperluas Upaya Kesehatan Kerja (UKK) di pasar, serta memberikan perhatian pada penyandang disabilitas dan lansia.

Selain itu, layanan sosial dan kesiapsiagaan bencana di daerah rawan terus diperkuat.

Monitoring dan Pembinaan Berkelanjutan

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dr. Lakhsmi Herawati Yuwantina menegaskan, pembinaan dan monitoring lapangan rutin dilakukan bersama Forum Kabupaten Sehat.

“Inovasi yang dijalankan meliputi penguatan desa siaga, penataan kawasan tanpa rokok, hingga pengolahan limbah domestik ramah lingkungan,” jelas dr. Lakhsmi. (RM/SN/SU.id)