Memuat...

  • 04 February 2026 08:08 AM

Bupati Subandi Tekankan Sinergitas BPD dan Pemerintah Desa untuk Pembangunan

Bupati Subandi Tekankan Sinergitas BPD dan Pemerintah Desa untuk Pembangunan

Bupati Sidoarjo H. Subandi dorong sinergi BPD dan pemerintah desa agar pembangunan lebih partisipatif, transparan, dan berkelanjutan.

SIDOARJOUPDATE - Bupati Sidoarjo H. Subandi secara resmi membuka Rapat Kerja Paguyuban Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Sidoarjo periode 2024–2029 yang digelar di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (25/10/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Probo Agus Sunarno, Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo H. Rizza Ali Faizin, Ketua Paguyuban BPD H. Mulyono Wijayanto, serta sejumlah pimpinan lembaga daerah seperti Bank Delta Artha, BPJS Ketenagakerjaan, PKDI, dan PPDI Sidoarjo.

Dalam sambutannya, Bupati Subandi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai forum strategis memperkuat peran BPD sebagai mitra pemerintah desa.

“Rapat kerja ini bukan sekadar agenda rutin, tapi wadah penting bagi BPD untuk memastikan pemerintahan desa yang partisipatif, transparan, dan akuntabel,” ujar Subandi.

Ia menegaskan bahwa BPD memiliki fungsi vital sebagai penghubung aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah. Bupati berharap, BPD tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga turut aktif dalam merancang pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kita tidak ingin ada lagi usulan desa yang tak tersentuh bertahun-tahun. Aspirasi masyarakat harus benar-benar tersampaikan dan sejalan dengan kebijakan nasional hingga daerah,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Subandi juga menyoroti pentingnya tata kelola pemerintahan daerah yang transparan dan profesional.
Ia memastikan bahwa seluruh proses mutasi dan promosi jabatan ASN harus dilakukan berdasarkan kinerja dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, Pemkab Sidoarjo berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan anggota BPD melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami ingin seluruh anggota BPD terlindungi dalam program BPJS, termasuk manfaat bagi ahli waris jika terjadi musibah,” kata Subandi.

Ketua Paguyuban BPD Sidoarjo, H. Mulyono Wijayanto, menegaskan pentingnya komunikasi, koordinasi, dan peningkatan kapasitas anggota BPD agar dapat menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi desa secara profesional.

Ia juga mengapresiasi perhatian Bupati Sidoarjo terhadap kesejahteraan anggota BPD melalui dukungan program jaminan sosial dan kebijakan tunjangan.

“Kami berterima kasih atas dukungan Bupati terhadap BPD. Ini bukti nyata komitmen Pemkab dalam memperkuat kelembagaan desa,” ungkapnya.

Dalam rapat kerja tersebut, Bupati Subandi juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemkab Sidoarjo, antara lain:

  • Penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di beberapa kecamatan.
  • Pembangunan RSUD Sedati untuk memperluas akses layanan kesehatan.
  • Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
  • Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
  • Sekolah Rakyat di Tulangan sebagai inovasi pendidikan berbasis masyarakat.

“BPD dan kepala desa harus kompak, ibarat dua sayap yang menggerakkan pembangunan di desa,” pungkasnya.

Melalui Raker Paguyuban BPD Sidoarjo, diharapkan lahir langkah konkret untuk memperkuat sinergitas antara BPD dan pemerintah desa, guna meningkatkan partisipasi masyarakat serta mewujudkan pembangunan desa yang berdaya, mandiri, dan sejahtera. (RM/SN/SU.id)