Pretalia Dwi Rachmawati, Dokter Hewan Spesialis Kuda yang Langka di Jawa Timur
Pretalia Dwi Rachmawati, dokter hewan spesialis kuda yang masih langka di Jatim, berbagi kisah perjuangan meraih pengakuan internasional.
Memuat...
Lara Silvy, penyanyi asal Sidoarjo, fokus berkarya di musik untuk menginspirasi anak muda melalui lagu-lagu ciptaannya, membangun karier musik lewat karya konsisten dan proyek L/ yang menembus kancah ambient pop Indonesia.
SIDOARJO – Di tengah persaingan industri musik yang kerap dihiasi gimik dan sensasi, penyanyi muda asal Sidoarjo Lara Silvy memilih jalur berbeda.
Perempuan kelahiran 1995 ini menegaskan bahwa konsistensi dan karya menjadi pijakan utama dalam membangun kariernya, sekaligus memberi inspirasi kepada generasi muda Sidoarjo agar terus berkarya di bidang yang mereka cintai.
Table of contents [Show]
Dikenal sebagai penyanyi pop dengan suara merdu dan penampilan menawan, Lara mengaku lebih memilih fokus pada proses kreatif daripada mengejar ketenaran instan.
“Dalam dunia musik, membangun image yang konsisten itu tidak mudah. Tapi saya percaya, konsistensi inilah yang jadi modal utama saya untuk terus eksis,” ujarnya.
Menurut Lara, industri hiburan memang menawarkan banyak jalan pintas menuju popularitas, namun tidak semuanya membawa keberlanjutan karier.
Sebelum dikenal sebagai penyanyi pop bersuara merdu, Lara memulai langkahnya di dunia modeling. Peralihan ke musik bukan tanpa risiko, namun pilihan itu membawanya ke panggung yang lebih sesuai dengan hatinya.
Beberapa single karyanya seperti Negotiation, Lara, dan Call Me berhasil mencuri perhatian, tak hanya lewat kualitas vokal, tetapi juga kemampuan menulis lagu yang memikat.
“Membangun image yang konsisten di musik itu tidak mudah. Tapi saya percaya, konsistensi inilah modal utama untuk bertahan,” ungkapnya.

Di luar karier solonya, Lara menghidupkan proyek musik L/, sebuah eksplorasi ambient pop yang memadukan elektronik lembut dan sentuhan indie folk penuh emosi.
Pada 17 Juli 2025, L/ merilis single terbaru Fade Away bersama label demajors.
Diproduseri Azel Dinangga dan Ican Pane, lagu ini menawarkan pengalaman electronic pop yang lebih berani, dengan lapisan ambient kaya yang menghadirkan suasana segar sekaligus intim.Produksi matang ini semakin menegaskan karakter vokal khas Lara dan menjadi titik penting dalam perkembangan musikal L/.
Tahun 2024 menjadi tonggak penting bagi L/ dengan rilis Matematika dan Dead Man Walking. Kedua single ini sukses masuk playlist editorial Spotify seperti Fresh Finds Indonesia—bahkan menjadi sampul playlist—dan Women of Indonesia.
Perjalanan berlanjut di April 2025 lewat single Eternally Shine yang kembali masuk Fresh Finds Indonesia dan Skena Gress.
Bulan Juni 2025, L/ merilis EP Reworked (Remix) yang menghadirkan tiga aransemen baru dari lagu-lagu favorit mereka: Matematika, Dead Man Walking, dan Senja, memberi nuansa baru bagi pendengar setia.

Meski berada di panggung hiburan, Lara memilih menjaga privasi, terutama urusan pribadi.
“Belum ada target kapan menikah. Minta doanya saja yang terbaik untuk Lara. Sekarang masih ingin fokus berkarya,” ucapnya sambil tersenyum.
Baginya, kesuksesan bukan soal seberapa sering muncul di layar kaca, tetapi seberapa dalam karya bisa menyentuh hati orang.
Bagi Lara, musik adalah perjalanan panjang yang menuntut ketekunan, kesabaran, dan kejujuran. Ia ingin setiap anak muda berani meraih impian tanpa takut jatuh.
“Saya ingin karya-karya saya bisa dinikmati banyak orang. Itu yang utama,” pungkasnya.
Dari modeling hingga panggung musik, dari pop hingga ambient, Lara Silvy membuktikan bahwa passion yang diiringi konsistensi mampu membuka jalan panjang menuju panggung yang lebih besar. (RM/SN/SU.id)
Pretalia Dwi Rachmawati, dokter hewan spesialis kuda yang masih langka di Jatim, berbagi kisah perjuangan meraih pengakuan internasional.
Mahenda Abdilah Kamil, pengusaha muda asal Sidoarjo, bergabung dengan Partai NasDem. Siap bawa semangat restorasi dan pemberdayaan generasi muda ke dunia politik.